Terdapat
beberapa definisi dari kebudayaan, salah satunya adalah menurut Edward Burnett
Tylor. Ia berpendapat kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di
dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat
istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Jika dlihat dari
definisi tersebut dapat kita simpulkan bahwa kebudayaan merupkan hal yang
penting yang dimiliki oleh manusia. Dimana ada kebudayaan disitulah ada
manusia. Lalu pernahkah kita berfikir tentang bagaimana manusia atau sekelompok
masyarakat jika tidak mempunyai kebudayaan? Apa dampaknya bagi mereka?
Manusia lahir
dan dibesarkan di lingkungan yang berbudaya. Kebudayaan tersebutlah yang mempersatukan
masyarakat untuk menciptakan kestabilan. Oleh karena itu budaya juga disebut
sebagai identitas bangsa. Jadi apa bila suatu bangsa tidak memilik kebudayaan
yang khas maka bangsa terebut tidak ada nilai-nilai pedoman untuk hidup secara
bersama. Jika sudah begitu suatu bangsa yang tidak mempunya kebudayaan dapat
tercerai-berai.
Adanya budaya jugalah yang dapat membedakan
antara manusia dengan hewan. Karena salah satu sifat budaya adalah mengontrol,
baik itu mengontrol manusia dalam bidang sosial, moral dan norma, dll.
Contohnya saja adalah kebudayaan mengantri, dari mengantri kita belajar untuk
saling menghormati antar setiap manusia. Dari situ kita dituntut bahwa setiap
derajat sosial seseorang mempunya hak asasi yang sama. Jadi bisa dibayangkan
bukan kacaunya hidup manusia jika tidak ada budaya.
Walaupun
demikian, kebudayaan juga dapat menimbulkan perselisihan antar sesama manusia.
Dengan adanya keragaman budaya yang terdapat dalam satu lingkungan yang sama, dapat menimbulkan pendapat-pendapat
yang saling bertentangan. Hal tersebutlah yang menjadi PR kita untuk bisa
saling melengkapi satu sama lain. Apa lagi kita berasal dari Indonesia –Negri
dengan sejuta budaya- antara budaya satu dengan yang lainnya harus meyakini
bahwa semua budaya itu masing-masing terdapat nilai positif dan negatifnya,
kita harus selalu menghargai satu sama lain agar negara Indonesia ini tetap
pada semboyannya “Bhineka Tunggal Ika”
